Menjadi Lebih Kaya

Haloo sahabat, lagi-lagi saya mengutip tulisan dari penulis lain…Gak apa-apa kan? Yang penting informasinya menarik.Tulisan ini saya cuplik dari seorang praktisi keuangan, yaitu  Elvyn G Masassya .Berikut inilah tulisannya…

Apakah saat ini Anda sudah merasa kaya? Cukup kaya? Atau kurang kaya? Ada bermacam persepsi tentang kekayaan. Ada kalangan yang hartanya berlimpah, tetapi masih saja merasa kekurangan. Tetapi, ada juga orang-orang yang sebenarnya tidak memiliki apa-apa, malah merasa sangat kaya.

Apa pun definisi tentang kekayaan adalah hak Anda. Tetapi, tidak ada salahnya mendefinisikan kekayaan melalui pendekatan keuangan yang lazim, yakni jumlah harta, baik berupa harta lancar maupun harta tetap, dikurangi kewajiban lancar maupun kewajiban jangka panjang. Jadi, murni kekayaan dalam definisi keuangan.

Seseorang dianggap kaya jika jumlah hartanya lebih besar ketimbang kewajiban. Singkatnya, sepanjang setiap bulan mengalami surplus dan setiap tahun terjadi peningkatan kekayaan, orang tersebut dianggap kaya, betapa pun kecil surplus dan peningkatan kekayaannya.

Untuk menjadi kaya dan atau bahkan lebih kaya, bisa belajar dari mereka yang sudah terlebih dahulu kaya. Beberapa perilaku tersebut sudah diulas dalam tulisan terdahulu. Sekadar mengingatkan, beberapa perilaku itu, misalnya, bekerja lebih keras, menjadikan kekayaan sebagai ”sahabat”, dan mengupayakan uang untuk menghasilkan uang. Yang terpenting, bagaimana menjadi kaya melalui proses yang disiapkan.

Menjadi kaya melalui proses yang disiapkan adalah hal utama menuju kaya dan itu yang akan dibahas kali ini. Hakikatnya, setiap orang memiliki target berapa pertumbuhan kekayaannya dan berapa surplus yang diinginkan dari kegiatan mencari penghasilan melalui bekerja maupun melalui investasi. Ada beberapa hal yang bisa dipelajari dari orang-orang yang kebetulan sudah dalam keadaan kaya.

Pertama, pahami kondisi keuangan dan kekayaan yang saat ini. Seperti kata pepatah, untuk pergi ke suatu tempat, Anda mesti tahu di mana saat ini Anda berada. Konkretnya, cek kembali aset yang Anda miliki, penghasilan tetap yang Anda peroleh, dan pengeluaran tetap yang mesti Anda lakukan. Hitung secara jujur dan obyektif, anggap Anda tengah mengaudit orang lain sehingga potret yang dihasilkan benar-benar berdasarkan fakta.

Kedua, pahami cita-cita keuangan Anda dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Yang dimaksud dengan jangka pendek adalah kurun 1 tahun, jangka menengah di bawah 5 tahun, dan jangka panjang di atas 5 tahun.

Cita-cita tersebut mesti dipegang konsisten, jangan berubah. Ini mendasar sebab tidak sedikit yang awalnya bercita-cita memiliki rumah dalam waktu lima tahun, tetapi kemudian berubah menjadi ingin memiliki mobil baru yang lebih mewah. Kalau cita-cita keuangan berubah-ubah, proses pencapaiannya pun akan rumit sebab setiap cita-cita keuangan lazimnya diraih dengan cara dan strategi berbeda.

27 thoughts on “Menjadi Lebih Kaya”

  1. salam kenal mas.
    Saran : untuk tampilan halaman utama lebih cantik untuk setiap artikel pasang read more. bisa dilihat artikelnya di blog sy mas

  2. Saya pengin menjadi kaya dulu, baru setelah itu menjadi lebih kaya. namun dalam kaya itu saya pengin agar saya tetap bisa berbagi pada sesama…

  3. Menetapkan jangka waktu yang jelas sangat penting untuk meraih cita-cita yang kita inginkan. Membaginya ke dalam jangka pendek, menengah, dan panjang seperti dituturkan di atas akan sangat membantu.
    Salam ACTION!

  4. Thanks Pak Joko, saya harus lebih fokus lagi agar blog ini semakin cantik dan menarik…
    Always Action…

  5. Apiek tenan Bu, blok-e. tapi aku durung sempat maca. nembe ngintip sitik.. kapan-kapan tak waca kabeh…Insya Alloh……

  6. Apa kabar Mbak Does?
    Dari kutipan kita bisa tambahkan atau kembangkan dengan pendapat atau saran berdasarkan pengalaman pribadi. Tulisan di blog saya juga ada yang berasal dari kutipan misal, dari pencerahan Ibu Nani Handayani (Makna dan Strategi Tahun Baru), dari bulletin Kumon (Filosofi Rajawali).

    Baca artikel anda, Alhamdulillah saya jadi merasa kaya…hahaha…

  7. Starting the steps of what you think is the first step towards your success. Memulai langkah pertama dari apa yang anda pikirkan adalah langkah awal sukses anda.
    Salam kenal dan salam sukses

  8. Alhamdulillah baik Mbak Yanti…Maunya memang ngasih pendapat n saran…Tapi berhubung masih kebanyakan “ngukur jalan” jadi gak sempat deh…kejar tayang asal comot gitu aja. BTW thanks banget masukannya…Doakan sukses seperti Mbak Yanti…:-)

  9. kesehatan adalah kekayaan yang tak bisa diukur dengan nilai materi.jika kita sudah merasa sehat,maka itu akan menjadi harta yang paling bermakna buat kita(Alhamdulillah)…itulah yang harus kita syukuri pertama kali.

  10. Betul banget Sari…Makanya salah satu motto saya adalah Kesehatan bukan segalanya, tetapi tanpa kesehatan apalah artinya…Betul kan??Thanks comment nya yach…

  11. Setuju banget. Tapi saya punya usul… kita bisa menjadi kaya (atau lebih kaya)tergantung mindset yang kita pelajari dari sejak kecil. Karena itu kita harus mengubah mindset yang salah menjadi benar sebelum kita menjadi kaya. Bagaimana caranya, saya ada sedikit ilmu mau berbagi, silakan di cek di tes iq kemakmuran di maisyafree.com ya.

  12. lam knal mas…

    menjadi kaya memang mimpi dari semua orang, ( termasuk saya sie 😀 )

    yg paling penting n utama adalah kaya hati n iman…
    yg pasti,kutipan atau asli masa bodo…
    yg penting kita masih bisa berbagi n mengingatkan…

    lanjutkan mas…
    keep write…n always be smile

  13. Hello,I love reading through your blog, I wanted to leave a little comment to support you and wish you a good continuation. Wishing you the best of luck for all your blogging efforts.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *