Kanker Serviks : Mesin Pembunuh Paling Ditakuti Saat Ini!

Kanker ServicKonon di Indonesia, setiap hari terjadi 41 kasus baru kanker serviks dan 20 orang meninggal karenanya. Jadi bisa dibayangkan, betapa banyak nyawa yang terenggut akibat penyakit ini.

Oleh karena itu, sangatlah penting bagi kaum Hawa, khususnya yang telah aktif secara seksual agar ekstra waspada dan lebih menjaga kesehatan tubuhnya. Nah, informasi di bawah ini mungkin bisa membantu Anda untuk lebih mengenal kanker serviks, sehingga Anda tahu bagaimana upaya pencegahannya sedari dini.
Tanya (T) : apa sih yang dimaksud kanker serviks?
Jawab (J) : Kanker serviks adalah tumbuhnya sel-sel abnormal pada leher rahim, yaitu bagian bawah rahim yang menonjol ke dalam alat kelamin wanita.


T: Apa penyebab kanker serviks?
J: Virus yang dikenal dengan nama Human Papilloma Virus (HPV). Virus ini bisa ditularkan melalui aktivitas seksual.

T: Fantor-faktor apa saja yang menjadi resiko terkena kanker serviks?
J: Ada beberapa faktor, antara lain:
Melakukan hubungan seksual pada usia muda.
Bergonta-ganti pasangan seksual.
Merokok (beresiko dua kali lebih besar)
Sering menderita infeksi di daerah kelamin.
Melahirkan banyak anak.

T: Bagaimana gejala kanker serviks?
J: Bila masih stadium dini, tanda-tandanya tidak terlihat khusus. Kanker serviks berkembang saat sel-sel abnormal di dinding serviks jumlahnya tidak terkontrol dan membentuk benjolan atau tumor. Pada stadium lanjut, gejala-gejala yang timbul adalah:
Pendarahan setelah melakukan aktivitas seksual.
Rasa sakit saat melakukan hubungan intim.
Pendarahan di antara masa menstruasi atau saat mati haid (menopause).
Periode menstruasi yang lebih lama atau lebih banyak dari biasanya.
Keputihan tidak wajar.
Kehilangan napsu makan.
Berat badan turun drastis.
Nyeri panggul dan sulit buang air kecil.

T: Lalu, gimana nih caranya mendeteksi kanker serviks?
J: Pap Smear! Pap Smear adalah cara untuk mendeteksi sel yang abnormal pada serviks sejak dini. Jika sel-sel tersebut ditemukan lebih cepat, maka resiko seseorang menderita kanker serviks lebih rendah.

T: Seperti apa sih, tes Pap Smear itu?
J: Test ini hanya sebentar. Miss V Anda akan dimasukkan alat yang berfungsi untuk membuka dan menahan dinding vagina. Lalu sel-sel leher rahim diambil dengan Spatula, yaitu alat seperti tangkai es krim, dan dioleskan pada obyek-glass. Baru setelah itu dikirim ke laboratorium untuk diteliti.

T: Bagaimana mencegah biar tidak kena kanker serviks?
J: Bagi yang pernah berhubungan seksual, lakukan test Pap Smear secara rutin minimal setahun sekali. Jangan menunggu sampai adanya keluhan.
Pemberian vaksin juga merupakan salah satu upaya perlindungan dari infeksi HPV.
Jika didiagnosa pra kanker, ikuti saran dokter. Jangan tunda pengobatan yang diperlukan karena pada tahap ini, peluang untuk sembuh besar.
Hindari atau hentikan kebiasaan merokok.
Jangan bergonta-ganti pasangan seksual.
Biasakan memiliki pola hidup sehat dan jagalah kebersihan, khususnya daerah kewanitaan Anda.

Salah satu gejala kanker serviks adalah keputihan berkepanjangan yang disertai ciri-ciri tidak wajar seperti bau kurang sedap yang menyengat, gatal-gatal, dan berwarna. Keputihan dapat timbul akibat berbagai hal seperti stress atau kurang merawat kebersihan kewanitaan, sehingga timbul kuman dan jamur. Cegah keputihan sejak dini dan jaga kesehatan kewanitaan Anda dengan CX sekarang juga?

Silakan like dulu halaman kami Bunda dan Sista, sebelum konsultasi

konsultasi gratis/order, silahkan hubungi :
HP : 089677852626
WA: 08164272856
BB: 2A026349
email : doesicp@gmail.com
YM: ichtiah03hp

 

-rumahweb

2 thoughts on “Kanker Serviks : Mesin Pembunuh Paling Ditakuti Saat Ini!”

  1. Based on the testimony, if unusual vaginal discharge 3-7 days had healed. If somewhat severe / long can be more than 7 days. If one month has not healed because experience preferably in ultrasound consultation We serve consumers, there is usually a cyst.
    Vaginal discharge can be overcome dangerous because whitish crusts accumulate in the womb and will hinder / obstruct fertilization and can inflammation, infection, or cancer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *