Gangguan Menstruasi Pada Wanita

Menstruasi merupakan suatu hal yang normal dan alami bagi kaum wanita. Menstruasi ini sebenarnya suatu proses pembersihan darah pada organ genital wanita. Namun diantara kaum wanita memiliki masalah atau gangguan dengan menstruasi ini.
Beberapa masalah yang dialami oleh beberapa wanita dengan menstruasi ini umumnya adalah ada yang tidak mengalami Menstruasi sama sekali dan ada juga yang mengalami Menstruasi yang berkepanjangan. Sedangakan jarak normal normal Menstruasi ini adalah sekitar kurang dari 21 hari atau lebih dari 10 hari.

Macam – Macam Gangguan Menstruasi
Wanita memiliki beberapa jenis gangguan Menstruasi yang dapat digolongkan menjadi beberapa kelompok, yaitu :

1. Amenore
Amenore ini merupakan suatu gangguan Menstruasi pada wanita yang tidak mengalami Menstruasi sama sekali. Ciri – ciri wanita yang mengalami amenore adalah mereka yang tidak mengalami Menstruasi lebih dari 5 bulan dari Menstruasi yang terakhir. Untuk kasus amenore dibedakan menjadi dua, yaitu amenore primer dan amenore sekunder.
• Amenore primer – Amenore primer ini merupakan sebutan bagi mereka yang tidak pernah mengalami Menstruasi, hal ini dapat disebabkan diantaranya adalah karena adanya permasalahan hormonal, selain itu adanya gangguan sejak lahir.
• Amenore sekunder. Amenore sekunder ini merupakan sebutan bagi mereka yang pernah mendapatkan Menstruasi tetapi berhenti Menstruasi karena adanya gangguan ovulasi. Hal ini dapat disebabkan diantaranya adalah penggunaan pil kb, dalam keadaan hamil, stress, diet yang ekstrem dan lain – lain.

2. Sindrom Pramenstruasi
Sindrom pramenstruasi ini merupakan kumpulan dari berbagai gejal fisik, emosi dan perilaku lainnya yang terjadi pada minggu terakhir atau seminggu sebelum menstruasi. Gangguan ini biasanya dialami saat 13 hari sebelum Menstruasi dan biasanya akan selesai kurang lebih sekitar 4 hari setelah keluarnya darah menstruasi.
Beberapa ciri yang dialami diantaranya adalah perasaan menjadi lebih perasa atau mudah tersinggung, emosi menjadi labil dan sering depresi, payudara bengkak dan menjadi lembek, muncul jerawat, gairah seks menurun, susah tidur dan lain – lain.

3. Dismenore
Dismenore ini merupakan masalah Menstruasi yang terasa amat menyakitkan. Rasa sakit ini biasanya timbul pada perut bagian bawah yang rasa sakitnya mampu menjalar hingga punggung dan paha. Rasa nyeri atau keram ini merupakan akibat adanya kontraksi dalam rahim wanita yang normal terjadi pada proses Menstruasi. Perasaan sakit ini umumnya akan terjadi pada saat awal pendarahan dan akan terus berlangsung kurang lebih selama 32 hingga 48 jam.
Untuk masalah dismenore yang dialami oleh wanita yang memiliki usia bukan lagi remaja biasanya disebabkan oleh adanya penyakit tertentu yang pernah dialami, diantaranya radang panggul, fibroid uterus dan endometriosis. Sedangkan untuk dismenore yang dialami oleh remaja biasanya disebabkan bukan karena penyakit.
Dalam meredakan gejala dimenore dapat dilakukan beberapa hal sebagai berikut, diantaranya adalah dengan menggunakan berbagai macam obat anti inflamasi, mengkompres dengan menggunakan botol yang telah diisi dengan air panas atau dengan mandi menggunakan air hangat.

4. Menoragia
Menoragia ini merupakan terjadinya pendarahan yang hebat saat Menstruasi. Normalnya pada setiap mengalami Menstruasi umumnya wanita kehilangan darah kurang lebih 30 ml selama 7 hari. Namun jika pendarahan lebih dari 7 hari dan kelurnya darah terlalu banyak (sekitar 80 ml) dapat dikategorikan kedalam menoragia.
Pada kasus ini Menstruasi seperti ini dapat disebabkan karena tidak seimbangnya kadar estrogen dan progesteron dalam tubuh wanita yang berakibat pada terbentuknya endometrium. Saat Menstruasi ini endometrium akan dikeluarkan dari dalam tubuh yang mengakibatkan darah keluar semakin deras. Selain itu hal lain yang dapat mengakibatkan terjadinya menoragia diantaranya adalah terjadinya infeksi atau peradangan pada Miss V, adanya penyakit darah dan adanya masalah gangguan tiroid.

5. Pendarahan abnormal
Pendarahan abnormal yang dapat terjadi diantaranya adalah pendarahan yang erjadi diantara periode Menstruasi, setelah menopause, dan setelah melakukan hubungan seks. Namun yang paling serius yang mengakibatkan pendarahan abnormal adalah disebabkan oleh adanya beberapa penyakit, seperti polip, fibroid uterus bahkan hingga kanker.

Hindari Nyeri Menstruasi
Beberapa kebiasaan juga berpengaruh terhadap timbulnya rasa nyeri saat Menstruasi. Berikut beberapa kebiasaan yang harus Anda hindari agar rasa sakit tidak semakin parah.

1. Hindari Makan Gorengan
Gorengan dan makanan yang mengandung minyak selain meningkatkan kolesterol juga berakibat meningkatnya jumlah estrogen dalam tubuh, hal ini dapat mengakibatkan rasa nyeri atau kram.

2. Hindari Mengkonsumsi Makanan Olahan
Makanan olahan seperti makanan kaleng biasanya memiliki kadar natrium hingga 200 mg bahkan lebih dalam satu porsinya. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan kurangilah asupan garam atau natrium dalam tubuh.

3. Berhenti Merokok
Rokok mengandung kafein yang memiliki efek buruk, diantaranya adalah semakin menyempitnya pembuluh darah, dehidrasi, sakit kepala dan yang pada akhirnya membuat pikiran menjadi gelisah yang membuat saat menstruasi menjadi tidak nyaman.

4. Konsumsi Produk Susu
Susu memiliki kandungan asam arachadonic yang mampu memproduksi prostaglandin. Prostaglandin ini akan menyebar kedalam tubuh sehingga akan direspons oleh rahim sebagai bentuk pertahanan yang berakibat pada terjadinya nyeri atau keram.

Keputihan parah, miss v berlendir, miss V kurang rapat, kena kanker, kista, miss v berbau, nyeri saat haid, haid kurang lancar, ingin segera punya momongan, pencegahan dari penyakit ? Crystal X solusinya!

Silakan like dulu halaman kami Bunda dan Sista, sebelum konsultasi

HP : 089677852626
WA: 08164272856
BB: 2A026349
email : doesicp@gmail.com
YM: ichtiah03hp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *